Tevez Sebut Keputusan FIFA Rugikan Boca Juniors

JawaPos.com – Striker Boca Juniors, Carloz Tevez cukup kecewa dengan keputusan yang dikeluarkan FIFA. Pasalnya setelah mengalami kekerasan dari suporter River Plate, Boca tetap dipaksa untuk menjalani pertandingan.

Padahal beberapa pemain Boca mengalami cedera yang cukup serius. Bahkan beberapa di antaranya harus dilarikan ke rumah sakit.

Namun FIFA, CONMEBOL, dan AFA bersikeras memaksa laga Final Copa Libertadores antara Boca Junior dan River Plate tetap digelar. Bahkan mereka mengancam akan mendiskualifikasi Boca Junior jika menunda tampil.

“Kami hanya ingin orang-orang tahu bahwa kami dipaksa untuk bermain meskipun rekan saya tidak berada dalam kondisi yang baik. Eksekutif di AFA, CONMEBOL, dan FIFA ingin agar kami segera bermain meskipun kami belum bersiap,” ungkapnya sebagaimana dilansir Fox Sport.

Tentunya ini merupakan keputusan yang sangat disayangkan. Sebab kala itu para pemain Boca baru saja lepas dari amukan suporter River Plate saat mendatangi Stadion El Monumental. Mereka belum pulih benar dari rasa trauma atas peristiwa tersebut.

“Kami belum sepenuhnya dapat pulih untuk bermain, tapi kami dipaksa untuk turun. Saya sendiri terkejut hal ini terjadi. Ketika gas air mata masuk (ke dalam bus), saya langsung mengeluarkan reaksi alergi,” jelasnya.

Padahal saat itu pemilik Boca, Daniel Angelici sudah meminta untuk menghentikan pertandingan tersebut. Sebab para pemainnya tidak mungkin bermain dalam kondisi cedera.

Namun di sisi lain, AFA, CONMEBOL, dan FIFA justru berpikir lain. Mereka bersikeras memutuskan tetap melanjutkan permainan karena jika tidak, akan menunda kickoff laga krusial tersebut.

Editor      : Bagusthira Evan Pratama
Reporter : (mat/JPC)