River Plate Kontra Boca Juniors Bisa Dihelat di Luar Argentina

JawaPos.com – Laga final leg kedua Copa Libertadores urung digelar. Setelah ditunda karena adanya insiden penyerangan fans River Plate terhadap bus Boca Juniors, laga dijadwalkan digelar pada Senin (26/11) dini hari WIB. Faktanya, tiga jam sebelum kick-off, laga tersebut kembali ditunda.

Alasan penundaan duel bertajuk Superclasico di Stadion Monumental itu karena pertimbangan ketidakadilan. “Ada satu tim (Boca Juniors, Red) yang pemainnya cedera dan itu tidak mendukung pertandingan final sebagai sebuah tontonan yang bagus,” ucapnya di laman resmi Conmebol.

“Yang terjadi saat ini adalah sikap intoleran dan kekerasan. Kami sebagai payung sepak bola (Amerika Latin, Red) tak bisa mengesampingkan fakta itu,” imbuhnya.

Keputusan Conmebol serasa mengabulkan doa Boca Juniors. Mereka memang dirugikan karena dua gelandangnya, Pablo Perez dan Gonzalo Lamardo, terluka pada bagian mata akibat serangan fans River Plate. Bahkan, kornea mata kiri Perez robek.

Setelah penundaan tersebut, Dominguez bersama Presiden Boca Daniel Angelici dan Presiden River Rodolfo D’Onofrio bakal bertemu untuk membahas nasib leg kedua, tentang waktu dan lokasinya. Sebab, ada opsi memainkannya di luar Argentina. Salah satunya Italia! Tepatnya di Genoa.

Opsi tersebut muncul setelah Direktur Olahraga Genoa, Stefano Anzalone mengirim surat resmi kepada presiden Boca dan presiden River bahwa kotanya siap menjadi venue laga final leg kedua.

Mengapa Genoa? “Secara histori dan kultural, kota kami memiliki kedekatan dengan kedua klub. Juga, inisiator dua klub tersebut adalah warga kota ini yang melakukan migrasi ke Argentina,” tulis Anzalone seperti dilansir Ole.

Selain Genoa, koran Argentina Ole menulis bahwa Asuncion (Paraguay) dan Abu Dhabi (Uni Emirat Arab) juga menjadi kandidat venue laga leg kedua final Copa Libertadores 2018.

Editor      : Edy Pramana
Reporter : (dra/c11/dns)