4 Insiden Besar yang Terjadi dalam Superclasico Argentina

JawaPos.com – Pertemuan antara Boca Juniors dan River Plate memang selalu rentan memicu kerusuhan. Duel dua tim arch rival di Argentina itu bahkan telah mengakibatkan korban hingga ratusan jiwa selama lebih dari 50 tahun terakhir. Panasnya persaingan dua tim terbesar Argentina inilah yang membuat publik menamakan pertemuan keduanya dengan sebutan Superclasico.

Kerusuhan demi kerusuhan yang terjadi dalam setiap pertemuan kedua tim akhirnya memaksa otoritas sepak bola Argentina mengeluarkan larangan khusus. Suporter Boca Juniors maupun River Plate dilarang memberikan dukungan saat tim mereka melakukan away. Ini merupakan cara yang ditempuh untuk mengurangi dampak buruk akibat perseteruan kedua kubu suporter.

Pasalnya, setiap kali kedua tim bertemu, kemungkinan terjadi kericuhan sangat besar. Bahkan ketika suporter kedua tim tidak saling berhadapan. Seperti insiden yang terjadi jelang laga final Copa Libertadores, Minggu dini hari WIB kemarin.

Dari sekian kerusuhan yang sempat terjadi saat Boca bertemu River, beberapa di antaranya tercatat sebagai yang paling dikenang. Terutama kerusuhan yang pecah di Stadion El Monumental 60 tahun silam.

23 Juni 1968 (Jornada 17 Primera Division 1968) 

Inilah kerusuhan paling tragis dalam Superclasico. Ada sejumlah dugaan penyebab kepanikan yang terjadi di salah satu tribune Stadion Monumental. Salah satunya adalah kepanikan setelah fans Boca melemparkan kertas terbakar ke arah fans River di pintu 12 stadion.

Sebanyak 71 orang tewas dan 150 lainnya terluka setelah berupaya keluar dari stadion secara bersamaan. Itu tragedi terbesar di dalam sejarah persepak bolaan Argentina. Peristiwa itu disebut sebagai “Tragedi Puerta 12”.

30 April 1994 (Jornada 6 Primera Division 1994)

Sepulang menyaksikan laga di Stadion La Bombonera, markas Boca Juniors, bus yang penuh dengan fans River Plate diadang fans Boca beberapa kilometer dari stadion di Kota Buenos Aires. Bus bahkan ditembaki hingga dua fans River harus meregang nyawa. Pada laga itu River Plate menang 2-0. Setelah tragedi itu, di Buenos Aires banyak grafiti bertuliskan “River 2 Boca 2”.

15 Mei 2015 (Leg 2 16 Besar Copa Libertadores)

Kerusuhan kali ini terjadi di Stadion La Bombonera di ajang Copa Libertadores. Laga dihentikan di babak kedua setelah fans Boca menyemprotkan cairan lada ke pemain-pemain River. Laga distop dan Boca pun dijatuhi hukuman WO 0-3 oleh Conmebol. Sementara itu, fans River juga disanksi larangan mendatangi dua laga away di sisa laga Copa Libertadores musim itu.

25 November 2018 (Leg 2 Final Copa Libertadores)

Berselang 60 tahun dari tragedi Puerta 12, Stadion El Monumental kembali menjadi tempat pecahnya kericuhan dalam Superclasico. Fans River Platen yang berkerumun di sekitar Stadion El Monumental melempari bus pemain Boca. Lemparan itu membuat kaca bus pemain Boca pecah dan dua pemainnya mengalami cedera. Laga leg kedua final Copa Libertadores 2018 ini pun resmi ditunda.

Editor      : Agus Dwi W
Reporter : (jpg/adw/JPC)